Berlari takkan menyelesaikan masalah..
walau kadang itu ingin ku...
membentak diri takkan merubah apapun...
kata-kata manis takkan ada guna..
yang dibutuhkan adalah sebuah penantian akan KELAKUAN..
persetan dengan omongan orang!
persetan dengan tatapan orang!
omong kosong??
untuk apa berbicara sungguh-sungguh,..
bila tak bisa membuktikan?
untuk apa bertekad...
bila tak bisa berusaha?
untuk apa menangis...
bila tidak mau bahagia?
dari awal aku sudah menyadari..
tak ada kata jodoh antara kau dan aku...
senyum bukan ikatan..
tawa bukan kaitan...
tapi kebersamaan adalah suatu keinginan...
hanya sayang sekali...
keegoisan menggores segala kebaikan...
kemarahan melukai hati..
sosok rasa sayang luntur oleh karena dengki...
masalah kecil menjadi besar...
kebaikan besar menjadi terlupakan...
tak ada yang salah...
tak ada yang benar...
semua hanya karena kekilaf-an...
otak berencana...
hati tak tega...
tapi tubuh melakukannya...
kata-kata pahit...
prilaku jahat...
tatapan tajam...
walau ini berarti sebuah akhir..
aku terima apa adanya...
tak terasa air mata tak bisa dibendung...
tapi semuanya telah terlanjur...
tak dapat memutar kembali detik-detik kebersamaan..
diantara kita...
ingin tetap berada disisi...
tapi sayang semua telah berlalu...
terima kasih..
aku berterimakasih karena kau telah memberiku sebuah kebahagiaan...
memberiku sebuah arti...
memberiku pelajaran yang berharga...
meskipun sahabat sejati itu adalah omong kosong...
aku tetap akan berterimakasih karena selama ini telah menjadi SAHABAT-ku..
selamat tinggal untuk semua kenangan..
No comments:
Post a Comment